-
0 Komentar
Meneguhkan Adab dalam Bimbingan Akademik: Refleksi Mahasiswa Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
Bengkulu – Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu terus meneguhkan komitmennya dalam membangun budaya akademik yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. Salah satu aspek penting yang menjadi perhatian adalah adab mahasiswa dalam proses bimbingan akademik bersama dosen.
Bimbingan akademik, baik dalam penyusunan skripsi maupun konsultasi akademik lainnya, bukan sekadar proses administratif dan ilmiah. Lebih dari itu, bimbingan merupakan ruang pembelajaran karakter, di mana mahasiswa tidak hanya mengasah kemampuan intelektual, tetapi juga membentuk sikap hormat, tanggung jawab, dan etika komunikasi terhadap dosen sebagai pembimbing.
Dalam tradisi keilmuan Islam, adab menempati posisi yang sangat tinggi. Para ulama terdahulu mencontohkan bagaimana murid memuliakan gurunya sebagai bagian dari keberkahan ilmu. Nilai inilah yang terus dihidupkan di lingkungan Fakultas Syariah, agar mahasiswa mampu mengintegrasikan kecerdasan intelektual dengan kematangan akhlak.
Beberapa bentuk adab dalam bimbingan yang terus disosialisasikan kepada mahasiswa antara lain: menghubungi dosen dengan bahasa yang sopan dan jelas, meminta waktu bimbingan terlebih dahulu sebelum datang, hadir tepat waktu sesuai kesepakatan, serta menerima masukan dan koreksi dengan sikap terbuka. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan mempersiapkan draft atau bahan konsultasi dengan baik sebagai bentuk kesungguhan dan penghargaan terhadap waktu dosen.
Dekan Fakultas Syariah menegaskan bahwa etika dalam bimbingan mencerminkan kualitas pribadi mahasiswa. “Mahasiswa Fakultas Syariah bukan hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik. Adab kepada dosen adalah bagian dari identitas keilmuan kita,” ujarnya dalam salah satu kesempatan pembinaan akademik.
Budaya adab ini diharapkan menjadi ciri khas lulusan Fakultas Syariah yang tidak hanya kompeten dalam bidang hukum Islam, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat. Dengan demikian, proses bimbingan tidak sekadar menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, tetapi juga membentuk pribadi yang santun dan profesional.
Melalui penguatan nilai adab dalam setiap proses akademik, Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu terus berupaya mencetak generasi sarjana yang berilmu, beretika, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
