Dosen UIN FAS Bengkulu Jadi Reviewer Artikel pada ICoIFL & ICoCIL 2026 di Makassar

Makassar, 24 Juli 2026 – Dosen Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu, Badrun Taman, S.H.I., M.S.I., turut berkontribusi dalam forum akademik internasional dengan menjadi reviewer artikel pada The 6th International Conference on Islamic Family Law (ICoIFL) yang dirangkaikan dengan The 2nd International Conference on Law and Contemporary Islamic Law (ICoCIL) 2026. Konferensi internasional tersebut diselenggarakan atas kerja sama Perkumpulan Dosen Hukum Keluarga Islam Indonesia (PDHKI) dan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Alauddin Makassar, yang berlangsung di Hotel Aryaduta Makassar pada 22–24 Juli 2026. Mengusung tema “Ecotheology and Family Law Transformation”, konferensi ini menghadirkan sejumlah pakar dan akademisi internasional sebagai pembicara utama, di antaranya Prof. Dr. Jasser Auda (ISTAC-IIUM Malaysia–Kanada), Prof. Dato’ Dr. Nik Salida Suhaila Nik Saleh (USIM Malaysia), Prof. Dr. Sudirman, M.A. (UIN Maulana Malik Ibrahim Malang), dan Prof. Madya Dr. Ibnor Azli Ibrahim (UNISSA Brunei Darussalam). Dalam kapasitasnya sebagai reviewer, Badrun Taman bertugas di Room 4 bersama moderator Suriadi untuk menelaah sepuluh naskah presentasi ilmiah yang dipaparkan oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Beberapa perguruan tinggi tersebut di antaranya UIN Imam Bonjol Padang, IAIN Parepare, UIN Alauddin Makassar, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro, UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan, IAIN Manado, Universitas Muhammadiyah Surabaya, UIN Palangka Raya, dan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Proses penelaahan dilakukan secara komprehensif dengan memperhatikan berbagai aspek akademik, meliputi judul, abstrak, pendahuluan, metode penelitian, hasil dan pembahasan, penutup, hingga daftar pustaka. Berdasarkan hasil review, sebagian besar naskah direkomendasikan untuk dipublikasikan pada Jurnal Ilmiah Mizani, sementara naskah lainnya diarahkan ke jurnal-jurnal Scopus mitra PDHKI sesuai dengan kesesuaian ruang lingkup dan kualitas artikel. Beragam isu aktual hukum keluarga Islam menjadi topik yang dibahas dalam naskah-naskah tersebut. Di antaranya mengenai kewarisan lintas agama dan lintas komunitas pada masyarakat Sayyid Cikoang, Minangkabau, Batak, dan Mentawai; rekonstruksi qiwamah dalam keluarga Generasi Z di era digital; nafkah madiyah sebagai hak asasi ekonomi perempuan; dispensasi kawin perspektif maqasid syariah; hukum keluarga Islam sebagai instrumen pencegahan cybercrime; tradisi mappacci Bugis sebagai resolusi konflik keluarga; komunikasi keluarga dan maqasid al-usrah; hingga persoalan pemakaman jenazah Muslim di Jepang dalam perspektif fiqh al-aqalliyyat. Selain sesi review artikel, konferensi juga menjadi ruang akademik untuk mendiskusikan berbagai persoalan kontemporer, seperti ekoteologi, ketahanan keluarga, hak asasi manusia, kecerdasan buatan (artificial intelligence), pengadilan elektronik (e-court), ekonomi digital, serta pembangunan berkelanjutan. Dalam sambutan pembukaan, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, menegaskan bahwa kajian hukum keluarga Islam tidak boleh berhenti pada tataran normatif, tetapi harus mampu merespons dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan nyata yang berkembang di tengah masyarakat. Sementara itu, Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Nasaruddin Umar, melalui sambutan video menyampaikan apresiasi kepada PDHKI dan FSH UIN Alauddin Makassar atas terselenggaranya konferensi internasional tersebut. Ia juga menekankan pentingnya transformasi hukum keluarga Islam yang tidak hanya berorientasi pada aspek hukum dan sosial, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap persoalan ekologis. Konferensi ini turut membuka peluang publikasi bagi artikel-artikel terbaik peserta pada sejumlah jurnal mitra yang terindeks Scopus. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat rekognisi akademik internasional dan meningkatkan kualitas publikasi ilmiah di bidang hukum keluarga Islam. Keterlibatan Badrun Taman sebagai reviewer dalam konferensi internasional ini juga sejalan dengan pengalaman dan kompetensinya sebagai reviewer/editor pada sejumlah jurnal hukum Islam terakreditasi, termasuk Jurnal Ilmiah Mizani dan MILRev, yang menjadi bagian dari jejaring publikasi ilmiah dan jurnal mitra PDHKI. Keikutsertaan dosen Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam forum akademik internasional tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam pengembangan keilmuan dan penguatan jejaring akademik di bidang hukum keluarga Islam. Partisipasi ini sekaligus menegaskan komitmen Fakultas Syariah UIN FAS Bengkulu untuk terus mendorong dosen berperan aktif dalam forum ilmiah nasional dan internasional serta memperluas rekognisi akademik institusi di tingkat regional maupun global. #FakultasSyariahUINFASBengkulu #UINFASBengkulu #UINFAS #BadrunTaman #DosenUINFAS #ICoIFL2026 #ICoCIL2026 #PDHKI #HukumKeluargaIslam #HukumIslam #KonferensiInternasional #ReviewerArtikel #PublikasiIlmiah #JurnalScopus #Mizani #AkademikInternasional #RekognisiInternasional #KampusBerdampak

Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Berpartisipasi dalam MUSKERNAS PDHKI ke-8 dan APHKI ke-7 di Makassar

Makassar, 23 Juli 2026 – Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu turut berpartisipasi aktif dalam ajang nasional Musyawarah Kerja Nasional (MUSKERNAS) Perkumpulan Dosen Hukum Keluarga Islam (PDHKI) ke-8 dan Asosiasi Program Studi Hukum Keluarga (APHKI) ke-7 yang diselenggarakan pada 22–24 Juli 2026 di Aryaduta Hotel Makassar.

Kegiatan tersebut menjadi forum strategis bagi para akademisi, dosen, dan pengelola Program Studi Hukum Keluarga Islam dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk memperkuat sinergi, bertukar gagasan, serta membahas berbagai isu aktual dalam pengembangan keilmuan dan pendidikan Hukum Keluarga Islam.

Dalam rangkaian konferensi internasional yang mengusung tema “Ecotheology and Family Law Transformation”, Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu turut berkontribusi melalui pemikiran akademik yang disampaikan oleh Dr. Zurifah Nurdin, M.Ag.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Zurifah Nurdin, M.Ag. mempresentasikan gagasan yang berjudul “Eco-Parenting sebagai Tanggung Jawab Orang Tua dalam Islam: Reinterpretasi Hifz Al-Nasl untuk Keberlanjutan Antargenerasi.”

Melalui paparannya, Dr. Zurifah Nurdin menekankan pentingnya melakukan reinterpretasi terhadap konsep Hifz Al-Nasl atau perlindungan terhadap keturunan dalam perspektif hukum Islam. Menurutnya, menjaga keturunan tidak hanya dimaknai sebagai upaya membesarkan, melindungi, dan mendidik anak, tetapi juga mencakup tanggung jawab untuk memastikan generasi mendatang dapat hidup dalam lingkungan yang sehat, aman, dan berkelanjutan.

Konsep eco-parenting atau pola asuh ramah lingkungan menjadi salah satu gagasan yang ditawarkan sebagai bentuk konkret tanggung jawab orang tua dalam membangun kesadaran ekologis sejak dini. Orang tua memiliki peran penting dalam menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan kepada anak sebagai bagian dari pendidikan keluarga dan implementasi nilai-nilai keislaman.

Gagasan tersebut menunjukkan bahwa transformasi Hukum Keluarga Islam perlu terus dikembangkan secara holistik dengan mempertimbangkan tantangan ekologis dan keberlanjutan kehidupan antargenerasi. Keluarga tidak hanya menjadi ruang pendidikan nilai-nilai agama dan moral, tetapi juga menjadi fondasi dalam membentuk generasi yang memiliki kesadaran dan tanggung jawab terhadap lingkungan.

Partisipasi Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam kegiatan MUSKERNAS PDHKI ke-8 dan APHKI ke-7 serta konferensi internasional ini menjadi bagian dari komitmen fakultas dalam mendorong penguatan budaya akademik, pengembangan keilmuan, dan kontribusi dosen dalam forum nasional maupun internasional.

Melalui forum tersebut, diharapkan gagasan tentang eco-parenting dan reinterpretasi Hifz Al-Nasl dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan pemikiran Hukum Keluarga Islam yang lebih kontekstual, responsif terhadap persoalan lingkungan, serta berorientasi pada keberlanjutan kehidupan generasi masa kini dan masa mendatang.

Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu terus berkomitmen menghadirkan inovasi pemikiran dan kontribusi akademik dalam pengembangan Hukum Keluarga Islam yang progresif, inklusif, dan berkelanjutan.

#FakultasSyariahUINFAS
#UINFASBengkulu
#PDHKI
#APHKI
#MUSKERNAS
#HukumKeluargaIslam
#Ecotheology
#FamilyLawTransformation
#EcoParenting
#HifzAlNasl
#KampusBerdampak
#AkademikBerkualitas

Prodi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah Laksanakan Audit Mutu Internal, Perkuat Budaya Mutu Akademik

Bengkulu, 23 Juli 2026 – Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu melaksanakan kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) pada Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Fakultas Syariah dalam menjaga dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan serta memperkuat budaya mutu di lingkungan program studi.

Pelaksanaan AMI didampingi oleh Ketua Program Studi Hukum Tata Negara, Dr. Hidayat Darussalam, M.E.Sy. Kegiatan audit dilakukan oleh tim auditor AMI, yaitu Arum Puspitasari, M.A. dan Wildan Nur Hidayat, M.Pd.

Dalam pelaksanaan AMI, tim auditor melakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap berbagai aspek penyelenggaraan program studi. Proses ini mencakup peninjauan dokumen, pelaksanaan kegiatan akademik, serta pemenuhan standar mutu yang telah ditetapkan.

Kegiatan AMI menjadi salah satu langkah penting bagi Program Studi HTN untuk mengetahui capaian, mengidentifikasi berbagai hal yang masih perlu ditingkatkan, serta memastikan seluruh proses akademik dan tata kelola program studi berjalan sesuai dengan standar yang berlaku.

Melalui pelaksanaan AMI ini, diharapkan Program Studi Hukum Tata Negara dapat terus melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas secara berkelanjutan. Hasil audit nantinya menjadi bahan evaluasi dan dasar dalam menyusun langkah tindak lanjut untuk meningkatkan mutu pendidikan, pelayanan akademik, serta tata kelola program studi.

Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu terus berkomitmen membangun budaya mutu melalui pelaksanaan evaluasi secara berkala. Dengan adanya AMI, diharapkan seluruh program studi dapat semakin meningkatkan kualitas dan memberikan layanan pendidikan terbaik bagi mahasiswa serta mendukung pencapaian visi dan misi Fakultas Syariah.

#FakultasSyariah #UINFatmawatiSukarnoBengkulu #ProdiHTN #HukumTataNegara #AMI #AuditMutuInternal #BudayaMutu #PenjaminanMutu #PendidikanBerkualitas

Tim Usul Program Studi Fakultas Syariah Mantapkan Persiapan Pembukaan Program Studi Ilmu Hukum

Bengkulu, 23 Juli 2026 – Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu terus memantapkan langkah strategis dalam pengembangan pendidikan tinggi melalui rencana pembukaan program studi baru, yaitu Program Studi Ilmu Hukum. Hal tersebut dibahas dalam rapat Tim Usul Program Studi yang dilaksanakan pada Kamis, 23 Juli 2026.

Rapat tersebut didampingi oleh Kepala Pusat Kurikulum, Pembelajaran dan Pengembangan Program Studi  Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Iwan Sitorus, M.H.I., sebagai bagian dari upaya memastikan proses pengusulan program studi baru berjalan sesuai dengan ketentuan dan standar mutu akademik yang telah ditetapkan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. Iim Fahimah, Lc., M.A., pimpinan fakultas, Wakil Dekan II dan Wakil Dekan III, para Ketua Program Studi, Ketua Unit Penjaminan Mutu (UPM), serta anggota Tim Usul Program Studi Baru.

Dalam rapat tersebut, Tim Usul Program Studi melakukan pembahasan dan pemantapan berbagai aspek yang diperlukan dalam proses pembukaan Program Studi Ilmu Hukum. Pembahasan mencakup kesiapan dokumen pengusulan, pemenuhan persyaratan akademik, sumber daya pendukung, serta aspek penjaminan mutu sebagai bagian penting dalam proses pembukaan program studi baru.

Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. Iim Fahimah, Lc., M.A., menyampaikan pentingnya kesiapan dan sinergi seluruh tim dalam mempersiapkan pembukaan program studi baru. Menurutnya, pembukaan Program Studi Ilmu Hukum merupakan salah satu langkah strategis Fakultas Syariah dalam merespons kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia pendidikan hukum.

Pendampingan dari LPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu diharapkan dapat memberikan penguatan terhadap proses pengusulan sehingga seluruh tahapan dapat dipersiapkan secara sistematis, terukur, dan memenuhi standar mutu yang ditetapkan.

Melalui rapat ini, Fakultas Syariah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan memperluas kontribusi dalam bidang pendidikan hukum. Pembukaan Program Studi Ilmu Hukum diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam memperkuat eksistensi Fakultas Syariah sekaligus memberikan pilihan pendidikan yang relevan bagi calon mahasiswa serta menjawab kebutuhan masyarakat akan sumber daya manusia di bidang hukum.

#FakultasSyariah #UINFatmawatiSukarnoBengkulu #ProgramStudiIlmuHukum #PembukaanProdiBaru #PenjaminanMutu #PendidikanHukum #KampusUnggul

Prodi Hukum Keluarga Islam Jalani Audit Mutu Internal, Perkuat Komitmen Menuju Budaya Mutu Berkelanjutan ⭐

Bengkulu, 20 Juli 2026 – Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) pada Senin, 20 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam memastikan pelaksanaan standar mutu pendidikan tinggi berjalan secara optimal serta mendukung peningkatan kualitas akademik yang berkelanjutan.

Pelaksanaan AMI mencakup proses verifikasi dokumen, evaluasi capaian standar, serta diskusi bersama tim auditor dan pengelola program studi. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat diidentifikasi berbagai capaian, potensi pengembangan, serta rekomendasi perbaikan yang menjadi dasar peningkatan mutu tata kelola Program Studi Hukum Keluarga Islam.

Audit Mutu Internal menjadi salah satu instrumen strategis dalam membangun budaya mutu di lingkungan Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Dengan semangat perbaikan berkelanjutan (continuous improvement), Fakultas Syariah terus berupaya menghasilkan layanan pendidikan yang unggul, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan.

Kegiatan AMI ini sekaligus menegaskan komitmen Fakultas Syariah dalam mewujudkan tata kelola pendidikan tinggi yang profesional serta mendukung pencapaian visi UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul dan berdaya saing.

#FakultasSyariah #UINFatmawatiSukarnoBengkulu #ProdiHKI #AuditMutuInternal #AMI2026 #BudayaMutu #PenjaminanMutu #HigherEducation #QualityAssurance #SyariahUnggul #MenujuAkreditasiUnggul #ContinuousImprovement

Sedang Berlangsung: Audit Mutu Internal (AMI) Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Bengkulu, 14 Juli 2026 – Audit Mutu Internal (AMI) Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu saat ini sedang berlangsung sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu akademik dan tata kelola program studi secara berkelanjutan.

Kegiatan audit dilaksanakan oleh auditor AMI, Dr. H. Ali Akbarjono, S.Ag., M.Pd., yang melakukan proses evaluasi terhadap pelaksanaan standar mutu di Program Studi Hukum Ekonomi Syariah.

Pelaksanaan AMI turut didampingi oleh pimpinan Fakultas Syariah, yaitu Wakil Dekan I Dr. Zurifah Nurdin, M.Ag., bersama Koordinator Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Anita Niffilayani, M.H.I., serta Gugus Penjaminan Mutu (GPM) Program Studi Hukum Ekonomi Syariah dan GPM Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI).

Audit Mutu Internal ini bertujuan untuk menilai kesesuaian pelaksanaan standar mutu akademik dengan ketentuan yang berlaku, mengidentifikasi berbagai capaian yang telah diraih, serta memberikan rekomendasi perbaikan dalam rangka mewujudkan budaya mutu yang berkesinambungan di lingkungan Fakultas Syariah.

Melalui pelaksanaan AMI, diharapkan Program Studi Hukum Ekonomi Syariah semakin mampu meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga dapat memberikan layanan akademik yang unggul, profesional, dan berdaya saing.

#FakultasSyariahUINFatmawatiSukarnoBengkulu #AuditMutuInternal #AMI2026 #HukumEkonomiSyariah #PenjaminanMutu #UINFatmawatiSukarnoBengkulu #QualityAssurance #SyariahUnggul

🎉🏆 Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Torehkan Prestasi Gemilang pada The 4th SEIBA International Festival 2026

Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu kembali mengukir prestasi membanggakan pada ajang The 4th SEIBA International Festival 2026 yang diselenggarakan pada 7–12 Juli 2026. Keikutsertaan dalam ajang internasional ini menjadi bukti komitmen mahasiswa Fakultas Syariah dalam mengembangkan potensi akademik, seni, dan keagamaan, sekaligus mengharumkan nama almamater di tingkat internasional. 🥇 Gold Medal – Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) berhasil diraih oleh tim yang terdiri atas: Qarin Asyam Ramadanti (Hukum Keluarga Islam) Julius Saputra (Hukum Keluarga Islam) 🥈 Silver Medal – Tari Tradisional berhasil diraih oleh tim yang beranggotakan: Dea Nirina Azzaty (Hukum Ekonomi Syariah) Andri Meivira (Manajemen Tadris) Beta Triana Umami (Pendidikan Agama Islam) Amanda Monika Cancerya (Perbankan Syariah) Yetri Rahmadani (Pendidikan Agama Islam) 📖 Juara Harapan – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Putra diraih oleh: Roby Fadhila Suharto (Hukum Keluarga Islam) ✨ Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, serta semangat mahasiswa dalam mengembangkan bakat dan kompetensi di berbagai bidang. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berprestasi, berkarya, dan membawa nama baik Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu di kancah nasional maupun internasional. #FakultasSyariah #UINFatmawatiSukarnoBengkulu #SEIBAInternationalFestival2026 #PrestasiMahasiswa #SyariahBerprestasi #GoInternational

Wakil Dekan III Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Hadiri Simposium Nasional Penguatan Ekosistem Keadilan di Jakarta

Jakarta, 9 Juli 2026 – Wakil Dekan III Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Wery Gusmansyah, M.H., menghadiri Simposium Nasional bertema “Membangun Ekosistem Keadilan: Integrasi Penegak Hukum, Profesi Advokat, dan Perguruan Tinggi” yang diselenggarakan pada Kamis (9/7/2026) di Hotel Borobudur, Jakarta.

Kegiatan berskala nasional tersebut menjadi wadah pertemuan berbagai pemangku kepentingan di bidang hukum, meliputi unsur perguruan tinggi, lembaga peradilan, kejaksaan, organisasi profesi advokat, serta akademisi dari berbagai daerah di Indonesia. Simposium diikuti oleh pimpinan dan dosen Fakultas Syariah maupun Fakultas Hukum dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), perguruan tinggi swasta, serta jajaran Pengurus dan Anggota PERADI Professional.

Penyelenggaraan simposium bertujuan memperkuat sinergi antarlembaga dalam membangun ekosistem keadilan melalui kolaborasi yang berkesinambungan antara penegak hukum, profesi advokat, dan institusi pendidikan tinggi. Selain menjadi ruang pertukaran gagasan ilmiah, kegiatan ini juga menjadi forum strategis untuk memperkuat kualitas pendidikan hukum sekaligus meningkatkan profesionalisme advokat di Indonesia.

Sejumlah tokoh nasional turut hadir sebagai narasumber, di antaranya Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, perwakilan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia (Badilag MA RI), unsur Kejaksaan Republik Indonesia, serta para akademisi yang memiliki kepakaran di bidang hukum dan keadilan. Berbagai materi yang disampaikan menekankan pentingnya integrasi dan kolaborasi antarinstitusi dalam memperkuat sistem hukum nasional yang berkeadilan, profesional, dan responsif terhadap perkembangan zaman.

Keikutsertaan Dr. Wery Gusmansyah, M.H. dalam forum ilmiah nasional ini merupakan wujud komitmen Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam mendukung pengembangan pendidikan hukum yang adaptif terhadap dinamika penegakan hukum di Indonesia. Partisipasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya fakultas dalam memperluas jejaring kerja sama, meningkatkan kualitas akademik, serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam mencetak lulusan yang profesional, berintegritas, dan memiliki daya saing di bidang hukum.

Melalui keikutsertaan dalam simposium ini, Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu diharapkan dapat mengimplementasikan berbagai gagasan dan rekomendasi yang dihasilkan sebagai referensi dalam pengembangan kurikulum, peningkatan mutu pendidikan, serta penguatan kemitraan strategis dengan lembaga penegak hukum dan organisasi profesi advokat. Langkah tersebut sejalan dengan visi Fakultas Syariah untuk terus berkontribusi dalam membangun ekosistem keadilan yang berintegritas serta mendukung kemajuan pendidikan hukum di Indonesia.

#FakultasSyariahUINFatmawatiSukarnoBengkulu #UINFatmawatiSukarnoBengkulu #SimposiumNasional #EkosistemKeadilan #PendidikanHukum #PERADIProfessional #PenegakanHukum #Advokat #Akademisi #SinergiUntukKeadilan #SyariahBerprestasi